Makan Buah Kurma Dapat Menurunkan Resiko Serangan Jantung

Makan Buah Kurma Dapat Menurunkan Resiko Serangan Jantung
Makan Buah Kurma Dapat Menurunkan Resiko Serangan Jantung. Kurma merupakan salah satu buah populer yang berasal dari daerah timur tengah, buah ini menjadi sangat populer dan mudah ditemukan ketika musim haji tiba. Buah kurma telah menjadi oleh-oleh wajib bagi seseorang yang pulang dari menunaikan ibadah haji. Buah kurma juga menjadi salah satu buah yang menjadi ciri khas pada saat bulan puasa. Buah kurma atau yang memiliki nama ilmiah Phoenix dactylifera adalah tanaman palma dari genus Phoenix. Pohon kurma dapat tumbuh setinggi 25 meter, dan menghasilkan buah yang memiliki rasa sangat lezat. Kurma diyakini berasal dari sekitar tepian sungai Nil dan sungai efrat, meskipun sumber asalnya tidak diketahui secara pasti karena buah kurma telah dibudidayakan sejak lama.

Buah kurma memiliki berbagai macam khasiat yang telah dibuktikan secara ilmiah maupun secara empiris. Kaum Arab Badui yang mengkonsumsi kurma secara teratur setiap hari memiliki resiko yang sangat kecil dari serangan penyakit kanker dan penyakit jantung. Buah kurma juga kaya akan serat sehingga dapat mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kurma juga mengandung zat anti oksidan berupa Tanin. Tanin bermanfaat sebagai zat anti-infeksi anti-inflamasi dan anti-hemoragik.

Baca juga : Fakta Mengenai Zaitun Obat Jantung

Buah kurma memiliki daging berserat yang sangat lembut dan memiliki rasa yang sangat manis seperti kombinasi rasa gula dan madu. Buah kurma memiliki manfaat yang luar biasa, pada daging buah kurma terkandung fruktosa dan dektrosa yang mudah dicerna dan cepat mengisi ulang energy tubuh. Maka dari itu, buah kruma sangat bagus dikonsumsi ketika berbuka puasa karena akan dengan cepat mengisi energi yang hilang setelah berpuasa seharian.


1 komentar